Minggu, 27 September 2015

Biologi

BIOLOGI...apa sih itu biologi?

Biologi adalah ilmu alam yang mempelajari tentang kehidupan dan organisme hidup termasuk struktur, fungsi, evolusi, pertumbuhan, dan persebarannya. Biologi menjadi dasar pokok yang harus dikuasai jika anda ingin menjadi dokter, ahli bioteknologi dan biokimia, serta beberapa profesi yang menekan pengetahuan tentang kehidupan itu sendiri.

Biologi dalam pelajaran sekolah (SD-SMP-SMA) sangat menekankan pengertian dan hafalan jenis, struktur, serta fungsi setiap jenis sel maupun organisme. Terutama dalam pelajaran SMA, hafalannya luar biasa banyak sehingga anda memerlukan trik-trik tertentu agar dapat mengingat semuanya, bisa dengan membuat analogi, lagu, dll... sesuai dengan cara belajar anda.

Untuk pembaca yang masih duduk di bangku smp dan jika ingin mengambil jurusan mipa di bangku sma, maka anda harus menguasai betul materi biologi SMP, karena jika tidak, percayalah, anda akan keteteran dalam mempelajari biologi saat berada di bangku SMA.

Biologi dalam jenjang pendidikan SMA secara garis besar mempelajari 3 materi pokok utama. Untuk kelas X akan mempelajari tentang klasifikasi, ciri-ciri, dan fungsi semua makhluk hidup selain manusia (protista,monera,fungi,plantae,animalia) dan ekosistem. Untuk kelas XI akan mempelajari tentang sel-sel dalam tubuh manusia serta cara kerjanya (sel,respirasi,koordinasi,ekskresi,sistem peredaran darah,sistem gerak,sistem imunitas,sistem saraf, dll). Sementara untuk kelas XII akan mempelajari tentang pertumbuhan&perkembangan, katabolisme&anabolisme, gen, teori evolusi, bioteknologi,dll.

Itulah sekilas tentang Biologi. Semoga dapat bermanfaat bagi pemirsa sekalian.

Fisika

Apa itu fisika? Kenapa kita harus belajar fisika?

Fisika adalah ilmu alam yang mempelajari tentang unsur-unsur dasar pembentuk alam semesta, gaya-gaya yang bekerja di dalamnya, serta akibat-akibat dari gaya-gaya tersebut. Maka dari itu, mempelajari fisika sama dengan mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan lingkungan hidup kita, seperti cahaya, listrik, air, gas, gerak, dll. Penerapan fisika dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam teknologi sangatlah banyak. Pada era modern saat ini, orang-orang berlomba-lomba membuat teknologi terbaru yang lebih baik, yang dapat memudahkan pekerjaan manusia sehari-hari(misalnya industri kreatif), yang semuanya itu tentunya memiliki dasar yang sama, yaitu fisika.

Fisika secara garis besar terbagi menjadi 5, yaitu : mekanika kuantum, mekanika newton, dan teori relativitas, termodinamika, dan elektromagnetik. Kalau untuk tingkat SD-SMP, biasanya siswa hanya mempelajari tentang mekanika newton, karena aplikasi mekanika newton sangat banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat lebih mudah dimengerti ketika dipelajari. Namun ketika masuk SMA, mekanika newton tetap akan dipelajari dan tentunya lebih dalam serta sangat dominan dalam buku fisika SMA, sementara ilmu-ilmu yang baru akan dipelajari di fisika SMA adalah mekanika kuantum, teori relativitas, termodinamika dan elektromagnetik.

- Mekanika kuantum sendiri berbicara tentang partikel-partikel yang berukuran sangat kecil seperti atom dan partikel-partikel pembentuk atom.

- Mekanika Newton mempelajari tentang dimensi, massa, gerak(posisi,kecepatan,percepatan),energi gerak, impuls, momentum, torsi, daya, usaha, dll.

- Teori relativitas (kenapa disebut teori, bukan hukum? Karena sulit dibuktikan/dilakukan percobaannya di bumi) dibagi menjadi teori relativitas umum dan teori relativitas khusus. Teori relativitas khusus mempelajari tentang benda yang bergerak mendekati kecepatan cahaya/c(300.000km/s). Sementara teori relativitas umum mempelajari tentang gaya gravitasi yang merupakan akibat dari pelengkungan ruang-waktu yang terjadi akibat adanya suatu massa. Analoginya seperti ini : Jika ada beberapa koin yang diletakkan pada suatu kain, lalu diletakkan benda bermassa besar, misal bola bowling pada kain itu, maka bola bowling itu akan menekan kain itu lebih kebawah sehingga koin-koin tersebut akan ikut jatuh ke arah pelengkungan kain yang disebabkan oleh bola bowling tersebut.

-Termodinamika sendiri mempelajari tentang panas, suhu, entropi, energi, dll.

-Elektromagnetik mempelajari tentang kelistrikan(muatan listrik, arus listrik, medan listrik,dll), dan magnetisitas(gaya magnet, medan magnet,dll) serta hubungan antara kelistrikan dan magnetisitas

Itulah sekilas tentang ilmu fisika, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Transformasi Geometri

Transformasi Geometri adalah ilmu geometri yang mempelajari tentang perpindahan suatu titik/bangun baik letaknya maupun bentuknya berdasarkan gambar/matriksnya.

Berdasarkan perpindahan letak maupun bentuknya, transformasi geometri dibagi menjadi 4 yaitu pergeseran/translasi , pencerminan/refleksi , perputaran/rotasi , perkalian/dilatasi.

1. Pergeseran/Translasi
Misalkan suatu titik P terletak pada koordinat (x,y) dan ditranslasikan terhadap titik (a,b) , maka letak hasil translasinya adalah di titik P' dengan koordinatnya (x+a , y+b).
Misalkan pula suatu fungsi y=f(x) ditranslasikan terhadap titik (a,b) , maka hasil translasinya dapat dihitung dengan rumus : (y-b)=f(x-a)

2. Pencerminan/Refleksi.
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadap sumbu x
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadap sumbu y
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadap garis y=x
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadap garis y=-x
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadap titik (0,0)
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadap garis y=h
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadap garis x=h
- Pencerminan titik, garis, kurva terhadapgaris y=mx

3. Perputaran/Rotasi
Dalam transformasi geometri, jika suatu titik/bangun dirotasikan, maka arah rotasinya berlawanan dengan arah jarum jam, kecuali jika diberi keterangan pada soal bahwa rotasi searah jarum jam.
- Rotasi pada titik O (0,0)
- Rotasi pada titik Q (a,b)

4. Perkalian/Dilatasi
- Dilatasi dari titik O (0,0)
Dilatasi dari titik O (0,0) sebesar k dinotasikan [O(0,0) , k]
- Dilatasi dari Q (a,b)
Dilatasi dari titik Q (a,b) sebesar k dinotasikan [Q(a,b) , k]

Rumus-rumus pada transformasi geometri pada gambar dibawah ini :
Dengan menghafal rumus-rumus dan matriks-matriks pada transformasi geometri, maka anda dapat mengerjakan latihan soal transformasi geometri dengan lebih lancar dan semoga anda dapat menguasai materi transformasi geometri ini dengan baik.

Catatan : Jika ingin menghitung Luas bangun hasil transformasi dengan diketahui Luas bangun sebelum ditransformasi dan matriks yang akan mentransformasikannya, maka ada cara cepat yaitu :
1. Jika bangun tersebut ditransformasikan berupa translasi/refleksi/rotasi , maka luas bangun hasil transformasi=luas bangun awal(sebelum ditransformasi)
2. Jika bangun tersebut ditransformasikan berupa dilatasi sebesar k, maka luas bangun hasil transformasi=k2.luas bangun awal(sebelum ditransformasi). Luasnya akan menjadi kali k2 kali dari luas semula.
3. Jika bangun tersebut ditransformasikan terhadap suatu matriks acak, maka luas bangun hasil transformasi tersebut = |det matriks|.luas bangun awal(sebelum ditransformasi). Jadi luas semula dikalikan mutlak dari determinan matriks yang mentransformasikannya = luas bangun akhir.

Itulah sekilas tentang transformasi geometri. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Sabtu, 26 September 2015

Bilangan

Bilangan kompleks(bilangan secara keseluruhan) secara garis besar terbagi menjadi 2 yaitu bilangan real dan bilangan imajiner. Namun dalam postingan ini, saya hanya akan membahas tentang bilangan real.

Bilangan real adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk desimal. Contohnya : 2 , 5,1 , 3,14 , dll. Bilangan real umumnya ditulis dalam 3 bentuk yaitu pecahan, desimal, dan persen.
Contoh bilangan dalam bentuk pecahan : 1/2 , 3/4 , 5/6, ....dst
Contoh bilangan dalam bentuk desimal : 0,5 , 0,123 , ....dst
Contoh bilangan dalam bentuk persen : 10% , 12% , 0,1% , ....dst

Bilangan real terbagi lagi menjadi 2 yaitu bilangan rasional dan bilangan irrasional.
Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk a/b (a dibagi b) , dengan catatan a dan b adalah bilangan bulat dan b≠0. Contohnya : 0,4 (dapat dinyatakan sebagai 2/5) , 0,123(dapat dinyatakan sebagai 123/1000). Sementara bilangan irrasional adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk a/b (a dibagi b) , dengan catatan a dan b adalah bilangan bulat dan b≠0. Contohnya : e(bilangan natural)=2,7818... , π(pi)=3,14... , 2 , √3, dan √5.


Bilangan rasional selanjutnya dapat dibagi lagi menjadi bilangan bulat dan bilangan pecahan. Bilangan bulat contohnya : -10 , 1 , 5 , dll. Bilangan pecahan contohnya seperti 1/2 , 3/4 , 7/8 , dll.
Pada bilangan pecahan terdapat istilah pembilang dan penyebut. Pembilang adalah angka yang berada di bagian atas/angka pembagi dan penyebut adalah angka yang berada di bagian bawah/angka yang akan dibagi. Contohnya 1/2 , maka pembilangnya adalah 1 dan penyebutnya adalah 2.

Bilangan bulat selanjutnya dapat dibagi menjadi 2 yaitu bilangan negatif dan bilangan cacah. Bilangan negatif adalah bilangan bulat yang nilainya negatif seperti -1 , -2 , -100, dll.
Sementara bilangan cacah adalah bilangan bulat yang dimulai dari angka 0,1,2,3,...dst.

Bilangan cacah terbagi lagi menjadi 0 dan bilangan asli. Bilangan asli adalah bilangan yang dimulai dari angka 1,2,3,...dst.

Bilangan asli selanjutnya dapat dibagi lagi menjadi 1 , bilangan prima, dan bilangan komposit.
Bilangan prima adalah bilangan yang hanya memiliki 2 faktor yaitu 1 dan bilangan itu sendiri. Contoh bilangan prima : 2,3,5,7,11,13,17,19,...dst. Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar(>) dari 1 dan bukan bilangan prima. Contoh bilangan komposit adalah 4,6,8,9,10,...dst.

Latihan soal :
1) Tuliskan bilangan 0,12 ke dalam bentuk pecahan dan persen.
2) Tuliskan bilangan 7/8 ke dalam bentuk desimal dan persen.
3) Tuliskan bilangan 25% ke dalam bentuk pecahan dan desimal.
4) Diantara bilangan dan 0,5 , 9 , dan √24 , manakah bilangan yang termasuk bilangan rasional?
5) Sebutkan bilangan prima antara 0-100. Ada berapa banyak bilangan prima diantara 0-100?

Itulah sekilas tentang bilangan. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.










Kunci Jawaban :
1) 3/25 , 12%
2) 0,875 , 87,5%
3) 1/4 , 0,25
4) 0,5 dan
5) 2,3,5,7,11,13,17,19,23,29,31,37,41,43,47,53,59,61,67,71,73,79,83,89,97. Ada 25 bilangan.

Matematika

Apa sih itu matematika? Kenapa kita harus belajar matematika?

Well, matematika itu adalah ilmu yang mempelajari tentang besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Matematika adalah dasar dari segala ilmu pengetahuan saat ini, baik fisika, biologi, kimia, astronomi, kebumian, ekonomi, ilmu sosial, serta teknologi. Jadi bagaimanapun matematika itu sangatlah penting untuk dipelajari sebagai landasan dasar dalam mempelajari disiplin ilmu lainnya, dan sadar atau tidak, ternyata penerapan ilmu matematika dalam kehidupan sehari-hari sangatlah banyak.

Namun, tidak bisa dipungkiri, matematika tidaklah sederhana. Matematika sangatlah luas dan penuh dengan perhitungan dan logika dalam mengaplikasikan matematika itu sendiri. Itu sebabnya, banyak anak yang mengeluh tentang belajar matematika. Ada yang mengganggapnya mudah dan menyenangkan namun ada juga yang menganggapnya sulit dan menjadi "beban" dalam belajar.


Pada dasarnya, untuk menguasai ilmu matematika, ada 2 hal pokok yang wajib diterapkan dalam belajar matematika.

1) Kuasai dasar matematika itu sendiri, hanya dengan begitu anda dapat melanjutkan belajar ilmu matematika ke tingkat yang lebih tinggi. Dalam hal ini, dasar matematika yang dimaksud adalah bilangan dan geometri. Untuk bilangan, anda harus menguasai dasar penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian serta definisi dari berbagai jenis bilangan(bilangan cacah, bilangan asli, bilangan bulat, bilangan prima, dll). Dari sana anda akan dapat belajar matematika ke tingkatan yang lebih tinggi, misalnya pemfaktoran, aljabar, kombinatorika, dll. Sementara untuk geometri, anda harus menguasai dasar-dasar bangun datar seperti segitiga, segiempat, lingkaran, dll. Dari sana, anda akan dapat belajar matematika ke tingkatan yang lebih tinggi(misalnya Luas dan Volume Bangun Datar dan Ruang, Keliling Bangun Datar, Koordinat Kartesius, Trigonometri, Vektor, dll)

2) Latihan yang banyak ketika mempelajari setiap bab dalam matematika. Dengan banyak latihan, anda akan dapat mengerti dan menguasai matematika dengan baik.

Untuk materi-materi matematika, akan dipostkan selanjutnya.

Itulah sekilas tentang matematika, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.